Membuat Histogram Dari File Gambar Dengan MATLAB

Membuat Histogram Dari File Gambar Dengan MATLAB

Masih inget dengan postingan beberapa waktu lalu ?. kali ini saya akan berbagi tentang cara membuat histogram ( filenya masih lanjutan di postinga pertama).

Histogram adalah tampilan grafis dari tabulasi frekuensi yang digambarkan dengan grafis batangan manifestasi data benning. Tiap tampilan batang menunjukan proporsi frekuensi pada masing-masing deret karegori yang berdampingan dengan interval yang tidak tumpang tindih. Berikut contoh dengan menggunakan Matlab :

1. Cara menjalankan langkah pertama sama seperti pada postingan sebelumnya ( Cara Menampilkan File Gambar Menggunakan Matlab ). Masukkan gambar (File -> Import Data) pilih gambar, lalu pilih Finish
2. Ketik coding dibawah ini :

g=imread('arif.jpg');
figure,imshow(g);
figure,imhist(g);
Simpan dulu, kemudian Jalankan dengan memilih Icon Run, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Hasil Histogram Dari Gambar Asli

Sedangkan apabila coding di atas ditambahkan dengan coding seperti dibawah ini :

g=rgb2gray(g); %konversi gambar dari GRB ke Grayscale

Hasilnya :

Hasil Histogram Dari konversi Gambar Asli (RGB) di buat Grayscale

Untuk membuat histogram kita menggunakan fungsi imhist pada Matlab. Namun, hal ini hanya dapat dilakukan dengan satu persatu pada piksel Red (merah), Green (hijau), dan Blue (biru). berikut contohnya :

g=imread('arif.jpg'); % membaca file gambar
red=g(:,:,1); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna merah
green=g(:,:,2); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna hijaublue=g(:,:,3); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna biruimhist(red)% menampilkan hasil histogram pada piksel merah


Histogram Merah

g=imread('arif.jpg'); % membaca file gambar
red=g(:,:,1); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna merah

green=g(:,:,2); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna hijaublue=g(:,:,3); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna biruimhist(green)% menampilkan hasil histogram pada piksel hijau


Histogram Hijau

g=imread('arif.jpg'); % membaca file gambar
red=g(:,:,1); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna merah
green=g(:,:,2); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna hijaublue=g(:,:,3); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna biruimhist(blue)% menampilkan hasil histogram pada piksel biru


Histogram Biru

g=imread('arif.jpg'); % membaca file gambar
red=g(:,:,1); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna merah
green=g(:,:,2); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna hijaublue=g(:,:,3); % memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna biruimhist(gray)

Histogram Grayscale

Misalkan saya menggunakan gambar hitam putih, maka hasil histrogram dari gambar tersebut sebagai berikut :

g=imread('arif hitam.jpg');
figure,imshow(g);
figure,imhist(g);

Histogram hasil dari gambar hitam putih

Seperti yang anda lihat pada ilustrasi diatas, histogram lebih memadati mid area sedangkanlight area dan dark area hanya memiliki piksel yang sedikit. Hal ini disebabkan memang pada foto memiliki banyak daerah pada mid area, sedangkan light area dan dark area hanya sedikit.

1 komentar:

Post a Comment